Bubus Andarnyawe: Meracik Identitas Sasak Dalam Segenggam Tradisi (Kajian Etnopedagogi)
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi nilai-nilai etnopedagogi dalam tradisi Bubus Andarnyawe pada masyarakat Sasak di Desa Pejanggik, Lombok Tengah.Di tengah arus modernitas, tradisi meracik ramuan obat tradisional ini mulai terpinggirkan, sehingga diperlukan pendokumentasian secara akademik sebagai media pembelajaran karakter dan identitas bagi generasi muda.Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis etnografi.Data dikumpulkan melalui observasi partisipan, wawancara mendalam dengan tokoh adat (Inaq Murne), dokumentasi, studi lapangan, dan studi pustaka.Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bubus Andarnyawe mengandung dimensi pendidikan yang kaya, meliputi literasi sains (pengetahuan botani dan kimia tradisional) serta penanaman nilai filosofis seperti kesabaran, ketelitian, dan keharmonisan antara manusia, alam, serta Sang Pencipta.Tradisi ini bukan sekadar melakukan pengobatan, melainkan sarana inkulturasi nilai yang dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum pendidikan formal melalui materi muatan lokal dan literasi sains berbasis kearifan lokal.
References
Agung, I., dkk. (2023). Etnopedagogi: Menggali Nilai-Nilai Pendidikan dalam Tradisi Lokal Indonesia . Jakarta: Prenada Media.
Ahyar, M., & Khairiyani. (2022). “Identitas Budaya Masyarakat Sasak: Konstruksi Nilai dalam Ritual dan Tradisi Lokal”. Jurnal Kebudayaan dan Pendidikan Terintegrasi , 4(2), 112-128.
Assyifa, EM, & Rohman, M. (2025). Analisis membantu Belajar Siswa Kelas V dan VI dalam Memahami Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MI Miftahul Huda Gebangsari .Jurnal JoLES.
Creswell, JW, & Poth, CN (2023). Penyelidikan Kualitatif dan Desain Penelitian: Memilih Di Antara Lima Pendekatan (edisi ke-5). Thousand Oaks, CA: Publikasi SAGE.
Fahrurrozi, M., & El Yunusi, AM (2021). “Nilai-Nilai Budaya Sasak Sebagai Sumber Pembelajaran Karakter di Sekolah Dasar”. Jurnal Pendidikan Dasar Nusantara
, 7(1), 12-25.
Fetterman, DM (2020). Etnografi: Langkah-demi-Langkah (Edisi ke-5). California: Publikasi SAGE.
Hidayat, S., & Muslihan. (2022). “Tradisi Pengobatan Tradisional di Pulau Lombok: Kajian Sosio-Antropologi”. Jurnal Antropologi Indonesia , 43(1), 45-59.
Hidayat, S., & Muslihan. (2022). “Tradisi Pengobatan Tradisional di Pulau Lombok: Kajian Sosio-Antropologi”.Jurnal Antropologi Indonesia , 43(1), 45-59..
Miles, MB, Huberman, AM, & Saldana, J. (2020). Analisis Data Kualitatif: Buku Sumber Metode (edisi ke-4). Arizona: Publikasi SAGE. (Rujukan utama untuk teknik analisis data: reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan).
Nurhidayati, L. (2024). Etnobotani dan Identitas: Peran Jamu Tradisional dalam Masyarakat Sasak Modern . Mataram: Pers Universitas.
Sugiyono. (2021). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D . Bandung: Alfabeta. Suparman, K. (2020). "Integrasi Kearifan Lokal dalam Kurikulum Merdeka: Peluang dan
Tantangan di Nusa Tenggara Barat". Jurnal Kebijakan Pendidikan NTB , 5(3), 88-102.
Widianto, E. (2022). "Etnopedagogi: Strategi Penguatan Karakter Bangsa melalui Kearifan Lokal". Jurnal Pedagogi , 11(2), 201-215.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ahmad Syakur

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright
Authors who publish with JoLES: Journal of Language, Education, and Social Science agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License (CC BY-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) before and during the submission process, as it can lead to productive exchanges and earlier and greater citation of published work.
